Regresi Linear Berganda dan Regresi Data Panel, Ini Dia Cara Membedakannya!

Exsight ADS

Halo sobat Exsight! Siapa nih yang masih bingung untuk membedakan kapan harus menggunakan regresi data panel atau regresi linear berganda? Tenang, karena kita akan membahas tuntas bagaimana membedakan kedua metode tersebut, baik dari segi definisi, sekaligus kelebihan dan kelemahannya.

Perbedaan Definisi dan Data yang Digunakan

Regresi data panel dan regresi linear berganda sama-sama digunakan untuk memprediksi nilai pada intersep dan slope, namun terdapat perbedaan yang cukup signifikan. Untuk lebih jelasnya, yuk kita sama-sama memahami penjabaran di bawah ini.

Regresi Linier Berganda merupakan regresi yang memiliki satu variabel terikat dan dua atau lebih variabel bebas. Regresi linear berganda digunakan untuk memprediksi atau menunjukkan hubungan antara dua variabel atau faktor di mana data yang digunakan melibatkan beberapa objek yang dikumpulkan dalam satu waktu tertentu.

Sedangkan Regresi Data Panel adalah analisis regresi yang digunakan pada struktur data yang merupakan data panel. Data Panel adalah gabungan antara data cross section dan data time series, dimana unit cross section yang sama diukur pada waktu yang berbeda. Maka dengan kata lain, data panel merupakan data dari beberapa individu sama yang diamati dalam kurun waktu tertentu. 

Perbedaan Regresi panel dan Berganda
Perbedaan Regresi Linear Berganda dan Regresi Data Panel

Untuk lebih jelasnya, kita bisa melihat contoh data yang digunakan pada kedua metode tersebut sebagai berikut:

Contoh data yang digunakan dalam regresi linear berganda

Misal peneliti ingin mengetahui pengaruh Rasio Capital Adequancy Ratio (CAR), Financing To Deposit Ratio (FDR), Biaya Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) dan Non Perfoming Financing (NPF) terhadap Profitabilitas (ROA) Bank Syariah di Indonesia pada Tahun 2015. Maka contoh data yang digunakan adalah:

Contoh data yang digunakan dalam regresi data panel

Sedangkan jika dalam regresi panel yang mempertimbangkan runtun waktu dari masing-masing objek, maka contoh datanya adalah sebagai berikut:

Analisis Pengaruh Rasio Capital Adequancy Ratio (CAR), Financing To Deposit Ratio (FDR), Biaya Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) dan Non Perfoming Financing (NPF) terhadap Profitabilitas (ROA) Bank Syariah di Indonesia pada Tahun 2015-2018.

Kelebihan dan Kelemahan dari Regresi Linear Berganda dan Regresi Data Panel

Regresi Linear Berganda dan Regresi Data Panel memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing. Berikut akan dijelaskan kelebihan dan kelemahannya diantara keduanya.

Kelebihan dan Kelemahan Regresi Linear Berganda

Regresi linear berganda mampu memprediksi untuk kemudian menyimpulkan hubungan sebab akibat, sehingga peneliti harus secara hati-hati membenarkan mengapa hubungan yang ada memiliki kekuatan prediksi untuk konteks baru atau mengapa hubungan antara dua variabel memiliki interpretasi kausal.

Sementara itu, kekurangannya terletak pada batasan memperlihatkan titik jenuh pada fungsi yang bakal diselidiki. Akibatnya, akan selalu ada kemungkinan-kemungkinan kesalahan dalam prediksi.

Kelemahan lain yang dimiliki regresi linear berganda adalah kemungkinan terhadap multikolinearitas di setiap bagian variabel bebas. Pada akhirnya, variabel bebas tak akan bisa menjelaskan variabel terikat. Dengan kata lain, hubungan antara x dan y tidak memiliki makna.

Kelebihan dan Kelemahan Regresi Data Panel

Terdapat beberapa kelebihan menggunakan data panel daripada data yang lain.

  • Pertama, panel dapat memberikan informasi lebih banyak yang tidak dapat diberikan hanya oleh data cross section atau time series saja.
  • Kedua, dapat memberikan jumlah pengamatan yang besar, meningkatkan degree of freedom (derajat kebebasan), data memiliki variabilitas yang besar dan mengurangi kolinieritas antara variabel penjelas, sehingga dapat menghasilkan estimasi yang lebih efisien.

Walaupun demikian, ada beberapa kekurangan yang juga mesti diperhatikan.

Runtun waktu pada data terbilang sangat pendek, sehingga argumen asymptotic karakteristik data bakal berkurang.

Nah, sekarang sobat Exsight sudah bisa membedakan bukan kapan menggunakan regresi data panel atau regresi linear berganda, bisa tergantung pada peneliti serta jenis penelitian yang bakal dijalankan. Tentu juga, dengan mempertimbangkan kelebihan dan kelemahan di masing-masing metode yang ada.

Dalam prakteknya tentu sobat Exsight sudah tidak asing lagi dengan kedua metode tersebut terutama regresi linear berganda yang sudah sering digunakan. Setelah ini kita akan membahas lebih lengkap mengenai regresi data panelnya nih.

Secara garis besar, tahapan analisis regresi data panel dapat dituliskan sebagai berikut:

Source : https://www.statistikian.com/2014/11/regresi-data-panel.html

Untuk lebih jelasnya kita akan bahas satu persatu tahapan tersebut di artikel selanjutnya. Jadi, tungguin ya… jangan lupa siapkan software R karena kita akan belajar lebih dalam bagaimana analisis regresi data panel di Program R. Berikut link yang bisa kalian kunjungi sebagai panduan untuk install R di PC kalian

https://exsight.id/blog/2021/05/09/begini-cara-mudah-install-r-dan-rstudio-di-windows/

See you!

Pustaka

Hidayat, A. 2014. Penjelasan Metode Analisis Regresi Data Panel.

Mardani, R. 2021. Uji Asumsi Klasik untuk Regresi Data Panel. Online at https://mjurnal.com/skripsi/uji-asumsi-klasik-untuk-regresi-data-panel/

Sstt...
Mau Kiriman Artikel Terbaru Exsight
Tanpa Biaya Langganan? ????

Nama Kamu

Email Kamu

Dapatkan Akses Informasi Terupdate Seputar Dunia Data dan Statistika 🙂

Exsight ADS

1 thought on “Regresi Linear Berganda dan Regresi Data Panel, Ini Dia Cara Membedakannya!”

  1. Pingback: REGRESI LASSO (Least Absolute Shrinkage And Selection Operator) - Exsight

Leave a Comment

Klik Daftar Isi Disini