Customer Satisfaction Index (CSI)

DW ADS

Peran pelanggan sangat penting dalam dunia bisnis, bahkan terdapat pepatah yang mengatakan bahwa “Pelanggan adalah Raja”. Dalam era bisnis yang kompetitif saat ini, memahami dan memenuhi ekspektasi pelanggan adalah kunci keberhasilan. Salah satu metode yang digunakan untuk mengukur kepuasan pelanggan yaitu Customer Satisfaction Index (CSI).

Serupa dengan artikel yang lalu, kita pernah membahas tentang konsep yang hampir sama, yaitu Importance Performance Analysis (IPA). Namun berbeda dari sebelumnya, IPA lebih berfokus pada identifikasi variabel-variabel yang perlu diperbaiki agar sesuai dengan harapan dan kebutuhan pelanggan. Sedangkan untuk Customer Satisfaction Index (CSI) lebih berfokus pada mengukur dan memahami tingkat kepuasan pelanggan secara keseluruhan guna membantu perusahaan dalam meningkatkan hubungan dan loyalitas pelanggan.

Pada artikel kali ini kita akan membahas terkait Customer Satisfaction Index (CSI). Yuk simak artikel ini dengan seksama yaa!

Definisi

Customer Satisfaction Index (CSI) atau Indeks Kepuasan Pelanggan adalah indeks yang digunakan untuk mengevaluasi tingkat kepuasan pelanggan terhadap produk, layanan, atau pengalaman yang diberikan oleh suatu perusahaan secara menyeluruh . CSI didasarkan pada persepsi dan penilaian pelanggan terhadap berbagai aspek yang memengaruhi kepuasan mereka.

CSI sangat berguna untuk tujuan internal perusahaan. Indeks ini memungkinkan perusahaan untuk memahami sejauh mana pelanggan puas dengan layanan atau produk yang mereka tawarkan. Tingkat kepuasan yang tinggi dapat memberikan manfaat, seperti loyalitas pelanggan yang lebih tinggi, rekomendasi positif, retensi pelanggan yang lebih baik, dan pertumbuhan bisnis yang lebih baik. Oleh karena itu, pengukuran CSI merupakan instrumen penting dalam manajemen hubungan pelanggan dan strategi pemasaran perusahaan.

Tujuan

Tujuan dari adanya Customer Satisfaction Index (CSI) yaitu sebagai berikut.

  1. Mengukur tingkat kepuasan pelanggan. CSI digunakan untuk mengukur tingkat kepuasan pelanggan terhadap produk, layanan, atau pengalaman yang diberikan oleh suatu perusahaan.
  2. Meningkatkan kualitas produk atau layanan sehingga dapat memenuhi kebutuhan pelanggan dengan lebih baik.
  3. Membangun loyalitas pelanggan, dimana CSI membantu perusahaan dalam membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan.
  4. Meningkatkan keunggulan bersaing, dimana dengan menggunakan CSI, perusahaan dapat mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan, mengatasi kelemahan yang ada, dan memberikan pengalaman yang lebih baik kepada pelanggan. Hal ini akan memberikan keunggulan kompetitif yang dapat membedakan perusahaan dari pesaingnya.

Metode Pengukuran CSI

Terdapat beberapa metode yang umum digunakan untuk mengukur Customer Satisfaction Index (CSI).

1. Survei Pelanggan
Pertanyaan dalam survei meliputi aspek-aspek yang relevan dengan pengalaman pelanggan, seperti kualitas produk, kehandalan layanan, responsivitas, dan kepuasan secara keseluruhan.

2. Wawancara atau Focus Group Discussion (FGD)
Metode ini melibatkan interaksi langsung dengan pelanggan melalui wawancara individu atau kelompok diskusi. Dalam sesi ini, pelanggan dapat memberikan tanggapan lebih mendalam dan mendetail tentang pengalaman mereka.

customer satisfaction index

3. Feedback Online
Metode ini melibatkan penggunaan platform online, seperti website perusahaan atau media sosial, untuk mengumpulkan umpan balik dan ulasan pelanggan.

customer satisfaction index

Perhitungan CSI

Perhitungan indeks kepuasan pelanggan (CSI) terdiri atas beberapa tahapan.

1. Menentukan Mean Importance Score (MIS) tiap-tiap variabel. MIS adalah nilai rata-rata tingkat kepentingan atau harapan pelanggan pada suatu variabel. Rumus untuk perhitungan MIS yaitu:

MIS=\frac{\sum_{i=1}^{n}Y_{i}}{n}

2. Lalu menghitung Weight Factors (WF) per variabel. WF adalah persentase nilai mean importance score (MIS) masing-masing atribut terhadap nilai total mean importance score (MIS) seluruh atribut, yang didapatkan dengan rumus.

WF=\frac{\sum_{i=1}^{n}Y_{i}}{\sum MIS}\times 100\%

3. Kemudian menentukan Mean Satisfaction Score (MSS) tiap atribut. MSS adalah nilai rata-rata tingkat kinerja/kepuasan atribut Rumus perhitungan MSS adalah sebagai berikut.

MSS=\frac{\sum_{i=1}^{n}X_{i}}{n}

4. Selanjutnya menghitung Weight Score (WS) tiap variabel. WS adalah perkalian antara weight factor (WF) dengan mean satisfaction score (MSS), didapatkan dengan rumus.

WS=WF\times MSS

5. Tahapan terakhir yaitu menghitung Customer Satisfaction Index (CSI). Perhitungan CSI didapatkan dengan membagi nilai weight score (WS) dengan skala tertinggi yang digunakan dalam penelitian.

CSI=\frac{\sum WS}{HS}

dimana HS (Highest Scale) = skala maksimum yang digunakan. Selanjutnya untuk interpretasi hasil perhitungan CSI dikelompokkan atas beberapa kriteria yaitu sebagai berikut.

NoNilai CSIKriteria CSI
10,00 – 0,34 Tidak Puas
20,35 – 0,50 Kurang Puas
30,51 – 0,65 Cukup Puas
40,66 – 0,80Puas
5> 0,80Sangat Puas

Tahapan Implementasi CSI

Tahapan dalam mengimplementasikan Customer Satisfaction Index (CSI) dapat dibagi menjadi beberapa langkah sebagai berikut:

1. Identifikasi Tujuan
Tujuan dapat berkaitan dengan meningkatkan kepuasan pelanggan, memperbaiki kualitas produk atau layanan, atau membangun loyalitas pelanggan. Tujuan yang jelas akan membantu dalam merancang metode pengukuran yang tepat.

2. Penentuan Variabel dan Pertanyaan
Selanjutnya menentukan variabel yang akan diukur dalam pengukuran CSI. Variabel ini harus relevan dengan kepuasan pelanggan dan mencerminkan aspek-aspek yang penting bagi mereka. Contoh variabel yang umum meliputi kualitas produk, kecepatan respons, kemudahan penggunaan, dan kehandalan layanan. Setelah itu, perlu merumuskan pertanyaan yang spesifik untuk mengukur variabel-variabel tersebut.

3. Desain Survei
Pada tahapan ini melibatkan perancangan dan penyusunan survei yang akan digunakan untuk mengumpulkan data dari pelanggan. Survei harus jelas, mudah dipahami, dan mencakup pertanyaan yang relevan.

4. Pengumpulan Data
Setelah desain survei selesai, langkah selanjutnya adalah mengumpulkan data dari pelanggan. Data dapat dikumpulkan melalui berbagai metode, seperti survei online, wawancara, atau pengumpulan umpan balik melalui platform online.

5.Analisis Data
Data hasil survey selanjutnya dilakukan perhitungan dan analisis meliputi perhitungan Customer Satisfaction Index (CSI) dan analisis statistik lainnya.

6. Interpretasi Hasil
Setelah analisis data selesai, hasilnya perlu diinterpretasikan dengan cermat. Hasil pengukuran CSI dapat digunakan untuk mengevaluasi tingkat kepuasan pelanggan, mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan perusahaan, serta mengambil tindakan yang diperlukan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan.

7. Tindakan Perbaikan
Tahap terakhir yaitu mengimplementasikan tindakan perbaikan berdasarkan hasil pengukuran CSI. Perusahaan harus menerapkan perbaikan yang relevan dan mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan kepuasan pelanggan. Selain itu, perlu juga melakukan pemantauan secara berkala untuk melihat dampak dari tindakan perbaikan yang telah diambil.

Kesimpulan

Dari artikel ini, dapat disimpulkan bahwa CSI memainkan peran yang penting dalam strategi perusahaan untuk mencapai kepuasan pelanggan. Dengan mengukur tingkat kepuasan pelanggan, perusahaan dapat mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan mereka, serta mengetahui area yang perlu ditingkatkan.

Melalui penerapan CSI, perusahaan dapat mengumpulkan data yang relevan tentang pengalaman pelanggan, mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan, dan mengambil tindakan yang tepat untuk meningkatkan layanan dan produk mereka. Dengan meningkatkan kepuasan pelanggan, perusahaan dapat membangun loyalitas pelanggan, meningkatkan retensi pelanggan, dan menciptakan keunggulan kompetitif di pasar.

Namun, penting untuk diingat bahwa CSI hanya merupakan alat pengukuran dan bukan tujuan akhir. Hasil dari pengukuran CSI harus diinterpretasikan dengan cermat dan diikuti dengan tindakan perbaikan yang konkret. Peningkatan kepuasan pelanggan harus menjadi fokus utama perusahaan dalam upaya untuk mencapai keunggulan kompetitif.

Referensi

Agus Saputra (2019). Tingkat Kepuasan Mahasiswa Terhadap Kualitas Pelayanan Subbag Pendidikan Fakultas Teknik Universitas XYZ. Jurnal TIN Universitas Tanjungpura Vol.3, No.1

Syukri, S. (2014). Penerapan Customer Satisfaction Index (CSI) dan Analisis GAP pada Kualitas Pelayanan Trans Jogja. Jurnal Ilmiah Teknik Industri, Vol.13, No.2.

Fornell, C., Johnson, M. D., Anderson, E. W., Cha, J., & Bryant, B. E. (1996). The American customer satisfaction index: nature, purpose, and findings. Journal of Marketing, 60(4), 7-18.

Sekian penjelasan terkait Customer Satisfaction Index (CSI). Apabila masih terdapat hal-hal yang dibingungkan bisa langsung saja ramaikan kolom komentar atau hubungi admin melalui tombol bantuan di kanan bawah. Stay tuned di website https://exsight.id/blog/ agar tidak ketinggalan artikel-artikel menarik lainnya.

Sstt...
Mau Kiriman Artikel Terbaru Exsight
Tanpa Biaya Langganan? ????

Nama Kamu

Email Kamu

Dapatkan Akses Informasi Terupdate Seputar Dunia Data dan Statistika 🙂

Exsight ADS

Leave a Comment

Hubungi Admin
Halo, selamat datang di Exsight! 👋

Hari ini kita ada DISKON 20% untuk semua transaksi. Klaim sekarang!